Duty is not the only
Thing that matters
As it is just
The way we are,
You are, I am
Role we are assigned
With that comes without
Any of our permissions
As it is who we are,
You are, I am
They overlap, tugging
Our conscience without
Any sorts of mercy
As it is who we are,
You are, I am
Priority collapses, broken
By sequential hurdles
Emerging from each sides
As it is who we are,
You are, I am
Time consumed vigorously
By a mere act of thinking
Without making any resolve
As it is who we are,
You are, I am
Who are we?
Who are you?
Who am I?
Thursday, February 26, 2015
Monday, February 23, 2015
Rancangan Awal Penelitian - Wacana Ambivalensi pada Karya-karya Derek Walcott
Dalam
salah satu tulisannya yang berjudul “Signs Taken for Wonders”,[1]
Bhaba menjelaskan bahwa segala permasalahan ataupun pembahasan yang berkaitan
dengan masalah kolonial selalu bersifat ambivalen atau kontradiktif. Baik dalam
hal munculnya transparansi yang pada akhirnya menimbulkan adanya pembedaan
ruang, kedudukan dan kadar pengetahuan antara satu dengan yang lain, atau
bahkan dalam terbentuknya sebuah hibriditas yang nantinya menyebabkan adanya
distorsi dalam rangkaian proses wacana kolonial yang ada. Walaupun demikian,
cakupan pembahasan yang telah disajikan oleh Bhabha nampak begitu
luas—cenderung berkaitan dengan sebuah komunitas—sehingga terlihat tidak
memberikan perhatian yang selaras terhadap individu-individu pembangun
masyarakat yang sama. Selain daripada itu, merujuk kepada anggapan yang telah
disampaikan Bhabha bahwa “The discovery
of the book…is, as well, a process of displacement” (penemuan buku adalah
juga merupakan sebuah proses pemindahan),[2] terdapat
sebuah keterkaitan antara buku—atau literatur; tulisan—dengan proses
perpindahan atau perubahan tempat
yang menimbulkan suatu distorsi lain ketika tulisan tersebut diulang,
diterjemahkan, dan di salah artikan. Bisa dikatakan, buku ataupun tulisan
merupakan salah satu media ataupun pemicu munculnya ambivalensi-ambivalensi
dalam masyarakat dan wacana kolonial. Maka dari itu, dengan pemahaman akan
adanya kaitan tulisan dengan ambivalensi dalam wacana kolonial tersebut, saya akan
coba untuk memusatkan penelitian saya terhadap gejala-gejala wacana ambivalensi
yang disajikan dalam karya-karya milik Derek Walcott.
Monday, February 2, 2015
Question of Passion
Important, it is, one’s genuine compassion
All that mater relates to one’s concrete passion
Yet, it is troubled, when one does not have the
reason
A pity, indeed, yet it does situate such a confusion
Thought, it was a matter of making a choice
Following, obeying, your heart’s own voice
Without being aware of a loss of interest
Spoiling one self, the priority that came first
Too many questions, none were and are answered
Fear and anxiety, things that makes us cornered
Yet worry not, such matter lies without a context
It is a thing, against us we cannot protect
Subscribe to:
Posts (Atom)